Polres Blora - Polda Jateng - Pendaftaran atau penerimaan calon anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dilakukan secara online. Untuk pendaftaran calon taruna Akademi Polisi (Akpol) dibuka sejak 26 Maret dan berakhir pada 19 April.
‘’Sehingga ini masih ada kesempatan bagi pemuda pemudi di Kabupaten Blora jika ingin menjadi anggota kepolisian, segera saja mendaftar. Pendaftaran masih dibuka. Pendaftaran dilakukan secara online,’’ ujar Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Blora Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Jaka Wahyudi melalui Kepala Bagian Sumber Daya Manusia (Kabag SDM) Kepolisian Resor (Polres) Blora Komisaris Polisi (Kompol) Slamet Riyanto, Kamis (18/4/2024).
Di Kabupaten Blora, berdasarkan data yang dihimpun, jumlah pendaftar calon taruna Akpol hingga Kamis sebanyak delapan orang terdiri dari enam laki-laki dan dua perempuan. Pendaftar calon bintara sebanyak 89 orang dengan perincian 78 laki-laki dan 11 perempuan. Adapun pendaftar calon tamtama sebanyak empat orang yang semuanya laki-laki. ‘’Karena masa pendaftaran masih berlangsung, jumlah pendaftar dimungkinkan masih akan bertambah,’’ kata Kompol Slamet Riyanto.
Pendaftaran dilakukan secara daring melalui situs web resmi https://penerimaan.polri.go.id/.
Setelah menyelesaikan proses pendaftaran online, peserta diwajibkan untuk melakukan verifikasi langsung ke Polres atau Polda setempat. Panitia pendaftaran kemudian akan melakukan pemeriksaan administrasi (Rikmin) awal. Di tingkat Polda, calon pendaftar akan menjalani sejumlah tahapan seleksi.
Di antaranya pemeriksaan kesehatan tahap pertama, CAT psikologi tahap pertama, tes akademik, pemeriksaan kesehatan tahap kedua, uji jasmani dan anthopometrik hingga Rikmin akhir. ‘’Calon pendaftar kami minta menyiapkan diri dengan baik. Mulai dari sisi kesehatan jasmani maupun potensi akademik,’’ tandas Kompol Slamet Riyanto. Sejumlah pendaftar yang telah melakukan verifikasi pendaftaran di Polres Blora mulai menjalani Rikmin awal, Kamis (18/4/2024).
Berkas pendaftaran mereka diperiksa oleh tim yang terdiri dari Kementerian Agama (Kemenag), Dinas Pendidikan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil. Para pendaftar juga diukur tinggi dan berat badannya.
Kompol Slamet Riyanto menegaskan, penerimaan calon anggota kepolisian RI tidak dipungut biaya. Diapun mengingatkan kepada calon pendaftar dan orang tua masing-masing untuk tidak mempercayai siapapun juga yang mengiming-imingi sanggup memasukkan menjadi anggota kepolisian. ‘’Penerimaan calon anggota kepolisian dilaksanakan dengan prinsip BETAH (Bersih Transparan Akuntabel dan Humanis), tidak dipungut biaya sepeserpun, bagi masyarakat jangan percaya dengan adanya oknum yang menjanjikan kelulusan. Percaya pada diri sendiri. Jangan lupa berdoa, minta doa restu kepada orang tua masing-masing,’’ tegas Kompol Slamet Riyanto.
