BLORA – Kepolisian Resor (Polres) Blora resmi mengakhiri pelaksanaan operasi kepolisian bidang lalu lintas dengan sandi "Keselamatan Candi-2026". Operasi mandiri kewilayahan yang dikendalikan pusat ini berlangsung selama 14 hari, terhitung sejak tanggal 2 hingga 15 Februari 2026, di seluruh wilayah hukum Polres Blora.
Dalam operasi ini, Polres Blora mengerahkan sedikitnya 91 personel yang terbagi ke dalam enam Satuan Tugas (Satgas), yakni Satgas Intelijen, Satgas Kamseltibcarlantas, Satgas Turjawali, Satgas Gakkum, Satgas Humas, dan Satgas Banops. Fokus utama kegiatan ini adalah meningkatkan kepatuhan masyarakat serta menekan angka kecelakaan lalu lintas.
Kapolres Blora, AKBP Wawan Andi Susanto, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kasatgas Gakkum menyampaikan bahwa selama dua pekan pelaksanaan, pihaknya berhasil melampaui target penindakan yang telah ditetapkan. Berdasarkan data evaluasi, Satgas Gakkum mengeluarkan sebanyak 420 lembar tilang bagi pelanggar yang terdeteksi melalui sistem elektronik (ETLE) maupun tilang manual.
"Pelaksanaan operasi ini bertujuan untuk menciptakan situasi lalu lintas yang aman dan kondusif. Kami melakukan penegakan hukum terhadap pengguna jalan yang melanggar, baik melalui sistem ETLE maupun tilang manual bagi mereka yang terbukti melakukan pelanggaran berat," ujar AKBP Wawan Andi Susanto dalam keterangannya, Rabu (18/2/2026).
Selain tindakan tegas berupa tilang, Polres Blora juga mengedepankan sisi humanis dengan memberikan teguran simpatik. Tercatat sebanyak 560 lembar blangko teguran diberikan kepada pengendara sebagai bentuk edukasi agar lebih tertib di masa mendatang.
Selama operasi berlangsung, Satgas Gakkum tidak hanya fokus pada penilangan, tetapi juga aktif melakukan pemantauan intensif di titik-titik rawan, pengolahan data kendaraan melalui database regident, hingga penanganan kasus kecelakaan lalu lintas di lapangan.
"Kami juga berkoordinasi erat dengan instansi terkait, termasuk Pom TNI dan Dinas Perhubungan (Dishub), untuk memastikan keberhasilan operasi ini. Harapannya, meskipun operasi telah usai, kesadaran masyarakat dalam berkendara tetap tinggi demi keselamatan bersama," tambah Kapolres.
Dengan berakhirnya Operasi Keselamatan Candi-2026, Polres Blora berharap tren positif penurunan angka pelanggaran terus berlanjut guna mewujudkan kamseltibcarlantas yang ideal di Kabupaten Blora.
